Minggu, 03 Oktober 2010
Cerita oleh2 mudik - alhamdulillah
Minggu, 07 Maret 2010
Sorry mom
Mamaku ultah beberapa hari yg lalu … sudah 6 tahun ini aq tak memberinya kecupan manis dipipi saat beliau ultah ,dari sudut kota di pulau halmahera aq menelponnya melalui mobil phone yg kadang2 mati karena overload pengguna , maklumlah , didaerah ini (Gosowong) memang hanya indosat lah operator yg memasok komunikasi dalam bentuk mobile. Selalu papa yg angkat panggilanku , ya memang karena no yg aq hubungi adalah selular papa, basa basi sedikit lah , Tanya kabar dan lain2, omongan garing antara ortu ama anaknya , tapi papa tau maksudku telp , hp pun dikasihkan ke mama , ternyata mama sedang menemani nenek yg sakit , jadi mama cumin bilang salam dan menyuruhku menunggu sebentar … *menurutku sich mama cari ruangan lain yg tidak terlalu mengganggu nenek nantinya saat ngobrol denganku.
“mana jatah tumpeng nasi kuningku” serta merta aq menodong kepada mamaku …. Padahal mama belum mengucap apa2 lho , mama cumin ketawa kecil … “nggak ono sego kuning le , iki ono jangan oseng2 kates karo tempe , arep ?” … loh … kok malah prihatin ngene rek suasanane, lanjut penjelasan dari mama “ mbah sakit , jadi nggak sempat masak apa2, lagian papa blom ambil uang pensiun nya , khan belom bisa kemalang karena tunggu nenek” … sungguh kelabu nian moment ultah kali ini, dan yg lebih parah , aq tuh biasanya udah transfer duit lebih ke mama dari rutin bulanan yg aq kasih kebeliau setian ultah , tapi kali ini sampe detik inipun aq belom transfer, sorry ya ma … aq masih dihutan, nggak ada atm buat transfer, token pin buat i-banking juga lupa gak dibawa, so molor aja ya perayaannya . biasanya mama memang todong aq klo dia ultah , minta duit dalam jumlah tertentu untuk kunjungan ke panti asuhan , but not for this year. Mama udah bahagia dengan rumah barunya sekarang , rumah yg kita semua bangun dengan dana carut marut dari uang SPJ ku dan sisa sisa gaji papa, punya kegiatan masa pensiun dengan mengurus ternak dan kebun , lumayan buat kegiatan mama dan papa setiap harinya , mau nggak ngeluarin duit sehari pun bisa tetap makan dari ternak dan kebunnya di belakang rumah.
Tapi itulah mama , selalu bisa menyembunyikan segala hal yg menjadi masalahnya dihadapan anak2nya , tapi seperti apapun disembunyikannya , anakmu yg satu ini tau pasti apa keinginanmu mah … I will take your dream and make this real, wait and see.
Satu kalimat dari mama yg tetap aq anut sampe saat ini : jangan mudah menyerah , dan jangan pamrih kalau membantu orang , cukup kamu sendiri yg tau.
Dunia akan memberi kita apa yg kita perlu , cukup istiqomah menjalaninya dan berserah pada Allah , semuanya ada jalan nya , kalau buntu ya jangan takut kembali ke titik awal, karena itulah hidup , berilmu pada saat prosesnya , bukan pada saat hasilnya.
Jumat, 20 November 2009
Malam Pertama di masa 24
Malam ini dengan setengah sadar aq terbangun dari tidurku , bukan kebiasaanku untuk bangun malam seperti ini , kulirik si BA (beker antik) yg notabene setia aq lempar2 sewaktu mulai mengingatkanku bangun namun malas bangunku masih memuncak, si BA masih tunjukin jam 02.45 , pikiran dah bilang “tarik selimut lik , buat dirimu senyaman mungkin malam ini” . karna kebiasaan sewaktu bangun tidur kapanpun waktunya sekarang adalah cari2 hp dan lihat ada new message di inbox atau ndak, maka mulailah pencarian hp tersembunyi yg aq juga kadang2 lupa taruhnya , apa lagi dalam kondisi masih mengumpulkan nyawa yg masih belum lengkap . yups , hp dah ketemua and mulai dah baca sms satu persatu, sms nya cuman 3 : pertama dari sahabat di malang sana , namanya agus , sahabat yg bertemu dengan perantara kakak ku dayax , soalnya nih sobat adalah adek kelas abangku , sms ke 2 datangnya dari bandung sana , ada sesosok makhluk manis yg jam2 segini ngakunya udah tidur tapi masih bisa bales sms. Dan sms ke 3 adalah dr abangku “dayax” . terima kasih untuk kalian ber tiga , yg udah bela2in sms ditengah malem bolong, you are the best. And hope so , lanjut terus sampe tahun2 kedepan.
Alhamdulillah ya rabb … terima kasih banyak atas segala rejekimu ini , ternyata aq masih dicintai oleh banyak orang , masih berpuluh2 orang yg masih mengulurkan tangannya dan mendoakan saya di hari ulang tahunku ,apa lagi yg sampe mau sms ataupun sekedar tulis pesan di wall FB ku, aq hanya bisa mengucapkan terima kasih pada mereka semua , maka balaslah keikhlasan doa mereka itu ya Allah dengan kebaikan dan kemuliaan sebesar2nya dari Mu, amin.
Syukur ini tidak lengkap rasanya klo hanya dengan mendongeng tengah malam seperti ini saja , aq sadar, bahwa diriku ini hanyalah hamba yg nista yg penuh tetesan tuba , alhamdulillah , kakiku masih diberi kekuatan untuk mengambil wudhu , usapan air wudhu ini secara berangsung2 menghilangkan kantuk dan memberikan charge beribu2 watt semangat. The first activity in new age is “sholat tahajud” , orang biasanya menangis kalau sedang sholat tahajud, katanya sich karena teringat semua dosa2 nya selama ini, tapi malam ini sewaktu aq mengerjakan 2 rakaat sholat ini perasaanku senang , aq bahagia , dan dalam sholatku pun aq hanya mengulum senyumku sendiri , semua cita2 dan semua harapan baru sudah aq ikutkan dalam sholatku itu , mudah2an malaikat mencatat dengan bold and underline. Tapi aq sadar dengan begitu saja semua harapanku di usia baru ini akan menjadi perencanaan manis tanpa realisasi yg benar, maka mulai detik ini disiplin diri akan kutingkatkan , guna target hidup ini. Mengutip dari pertakataan dayax (my brother) : “ sungguh umur seperti butiran tasbih yg satu sisi bertambah , sisi lain berkurang yg semuanya tuk di syukuri “ terima kasih ya bro, aq diingatkan dengan hal ini, analogi tambah umur tambah mendekati ajal dapat dirimu jelaskan dengan simple pada butiran2 tasbih itu, dan tentu butuh usaha keras untuk mengisi sisa umur ini dengan kehidupan yg barokah. Dan semoga Allah masih menjagaku hingga November depan untuk bertemu dengan doa2 baru lagi ;)
* thanks for all , up the glass … cheers ….