Tampilkan postingan dengan label cerita smile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita smile. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

-- GODSEND --

+ nyapo le…pagi2 kok wis rame sendiri di depan
- itu wak, ada kiriman paket buat kang Bejo. Lha tapi kan orangnya sudah ndak tinggal disini lagi, jadi paket tak kembalikan ke kurirnya dengan tak kasih alamat barunya kang bejo, lha kok kurirnya ndak mau ngirim ke alamat yang baru

+ yo wis ben…lha aturannya kan emang gitu

- lha tapi kan yang ngirimi barangnya kang bejo sudah bayar ongkos kirim. Mosok pindah dikit alamatnya yo ndak mau

+ hahaha…kiriman paket itu mirip sama dengan pengabulan doa dari gusti Allah le

- lahhh…sama gimana wak?

+ coba kamu ingat, doa apa yang paling banyak kamu pinta ke gusti Allah?

- “ihdinash shiroothol mustaqim”…tunjukkanlah hamba ke jalan yang lurus

+ lha sekarang gusti Allah ngirim balik permintaan paketan doamu melalui hamba-hambaNya yang disuruhnya. Jawabannya berupa nasehat baik dari orang tuamu, dari gurumu, dari ustadzmu…yang nasehatnya khusus buat kamu, kira-kira kalo nasehat itu dikasihkan buat temanmu…apa bisa disebut doamu dikabulkan?

- ya ndak wak

+ lha ya sama saja tho, kaya’ kalo kiriman permintaan barangmu dipaketkan tapi ndak sampai ke kamu ^_^


TSP – seringkali kita berdoa, tetapi ketika doa itu dikabulkan malah kita sendiri yang menolaknya. Kalo Rasulullah yang meminta, maka Jibril-lah yang kebagian mengabarkan jawaban Allah atas doa Rasulullah….tapi KITA INI MANUSIA BIASA, ya jangan berharap sama seperti Rasulullah. Yang kebagian mengirimkan jawaban doa kita ini bisa jadi orang tua kita, saudara, teman, guru atau bahkan orang yang tidak kita kenal. BERSABARLAH DALAM MENERIMA NASEHAT ORANG LAIN, karena boleh jadi itu adalah jawaban dari Allah atas doa-doa kita [ctrl C: ismailwidodo] 

Leia Mais…

Selasa, 27 November 2012

tembok dan dosa

Wuih udah hampir setahun ini ndak nge blog , maaf yah , ini semua karena ane baru aja menjalani ritual keramat ... bukannya bersemedi di gua hiro atau semedi di gunung kawi ... tapi lebih tepatnya karena aq yang ganteng ini akhirnya menemukan kembaran yang akhirnya mau aq jerumuskan delam dunia ku yang bahagia ini :) , yes aq menikah , untuk selebihnya nanti aq tulis dalam cerita selanjutnya (seperti dongeng aja jadinya) ... ane lg mau tambahin satu label lagi nih dengan isi berupa kutipan wejangan dari syeh jenggot , mas ismael widodo ini kakak yang kebetulan aq temukan (cieh ditemukan , atau dipungut yah dr jalan) sewaktu aq di wasior long time year ago , dia tulis dibeberapa wall FB nya ,sayang kalau hanya di wall , jadi aq duplikasi ke label cerita smile ini , menurutku ini pesan yang positif , jadi selain untuk mengingatkan diri sendiri , sapa tau ada yg mau ngikutin pesan yg ada juga ... well see ...let's posting juragan ...

the 1st message :
Thole cs disuruh wak kyai membersihkan lumut yg nempel di gapura dan pager depan pondok. Bener-bener ijo semua, lumut tumbuh subur di lingkungan pondok yg lembab karena masih bnyk pepohonan. Dikerok...diamplas...kemudian di cat ulang.

+ wak kenapa sih kok gak dikasih pelapis anti jamur,ndak perlu arsitek...tukang aja pasti ngerti kok, kalo biar jamur gak tumbuh bisa dikasih pelapis anti jamur. Kalo jamur dan lumut sudah terlalu mengakar ke dalam...lama-lama tembok hancur dan pagar juga jadi rapuh kemudian rubuh
- lha biarin aja
+ kan tiap tahun kita harus ngecat...keluar duit...keluar tenaga wak?
- tapi tiap tahun kamu dapat hikmahnya....
+ apaan itu wak?
- tembok kotor berlumut perlu sering dibersihkan biar kembali bersih. Di cat ulang biar kembali menarik.
 
DEMIKIAN PULA DIRI KITA, TIAP HARI PERLU BERISTIGHFAR UNTUK MEMBERSIHKAN DOSA-DOSA RINGAN. BERTAUBAT UNTUK MEMBERSIHKAN KERAK-KERAK DOSA BESAR YG MENGAKAR. DAN MEMOLES DIRI KITA DENGAN AMALAN BAIK UNTUK MENJADIKAN DIRI KITA PRIBADI YG MENARIK
TSP-tak perlu nunggu jadi arsitek untuk bisa membersihkan tembok depan rumah dan menjadikannya menarik. Dan tak perlu nunggu jadi kyai untuk membersihkan dosa kita dan menjadi pribadi yg menarik

Leia Mais…